Posted in Daily Pieces

Two Days In A Row #2 15 Februari 2012

Selama 14 jam di kereta, saya melihat kilasan pemandangan di luar jendela sembari memaknai kejadian hari itu.

Hari Rabu, 15 Februari 2012

Pukul 06.00 saya turun di Stasiun Wonokromo, langsung menuju rumah. Setelah istirahat, sekitar pukul 09.00 saya segera berangkat ke lokasi SIM Corner di Sun City Sidoarjo. Membayar administrasi dan formulir, mengisi data-data yang dibutuhkan, foto, lalu menunggu SIM saya dicetak. Ketika SIM baru sudah di tangan, saya melirik jam. Total waktu yang saya habiskan hanya sekitar sepuluh menit! Saya langsung membatin, “Bandung-Sidoarjo hanya untuk sepuluh menit…”

Perjalanan dilanjutkan ke Samsat Drive Thru untuk mengurus pajak motor tersayang. Dan lagi-lagi, waktu yang saya butuhkan hanya kisaran belasan menit. Prosedurnya pun sungguh sederhana, tidak ribet. Maka dengan semua urusan administratif telah beres, saya beranjak ke Stasiun Sidoarjo untuk membeli tiket kereta kembali ke Bandung sore itu juga.

Saya sempat ragu saat akan membeli tiket. Di satu sisi, tuntutan amanah organisasi dan akademik menuntut saya kembali hari itu juga. Agenda dan kuliah sedang cukup padat. Di sisi lain, sisi yang lebih manusiawi, saya masih ingin di rumah. Alasannya? Dua hari lagi saya milad, dan sudah tiga tahun saya lewatkan tanggal 17 Februari tanpa keluarga. Terasa sangat egois, tapi benar-benar berat untuk meninggalkan rumah saat itu.

Akhirnya, dengan banyak pikir-pikir, saya putuskan kembali tanggal 15 sore. Tiket di tangan, saya melaju pulang.

Pukul 15 lebih, saya berangkat ke Stasiun Gubeng bersama orang tua. Masuk ke Bundaran Waru, kemacetan mulai menyergap. Ada apakah gerangan?
Dari salah satu radio, didapatkan informasi bahwa telah terjadi kecelakaan, ada trailer yang terguling di jalan. Karena kejadian ini, kedua ruas jalan dari dan ke arah Surabaya macet total.

Hal pertama yang terbersit dalam pikiran saya ketika mendengar berita ini adalah:
adegan pembuka film Final Destination 2. Serius.
Detik berikutnya  baru saya sadari kemungkinan-kemungkinan situasinya, termasuk kemungkinan terburuk kami tidak bisa sampai stasiun tepat waktu.

Setelah cukup lama bertahan dalam kemacetan, ayah saya mulai mencari jalur alternatif, menimbang waktu yang makin menipis pula. Awalnya saya masih berharap banyak bahwa kami bisa tiba tepat waktu. Tujuan awal Stasiun Gubeng pun diubah menjadi Stasiun Wonokromo yang lebih dekat. Berkelok-kelok di jalan, saya berkali-kali melirik jam tangan. Ketika kami keluar tol dan jarum jam saya menunjuk angka 16.30, saya sudah pasrah. Kereta berangkat dari Gubeng tepat pukul 16.30, biasanya berhenti di Wonokromo pukul 16.40. Sepuluh menit saya rasa tidak akan cukup mengejar jarak yang terbentang.

Kami tiba di Wonokromo sekitar pukul 16.45. Benar saja, kereta Mutsel sudah melaju berangkat. Saya, berhubung sudah pasrah, santai saja mendengarnya. Ya sudah…berarti memang tidak dibolehkan kembali ke Bandung dulu, hehehe..

Dari dua hari yang hectic ini, saya mendapat beberapa pelajaran moral:
1.  Berikan perhatian khusus terhadap hal-hal administratif.
Rapikan administratif Anda berdasarkan jenisnya, misal SIM, surat-surat kendaraan,  ijazah, sertifikat, dll. Hal ini memudahkan pengecekan dan akses saat Anda membutuhkannya. Jangan lupa untuk mengecek batas berlaku atau tanggal-tanggal penting secara berkala. Biasakan juga untuk meninggalkan fotokopi surat-surat penting di rumah jika Anda sedang berada di perantauan sehingga tidak merepotkan jika berkas harus diurus di kota kelahiran atau tempat tinggal.

2. Unexpected things do happen
Sebisa mungkin hindari mengerjakan sesuatu secara terburu-buru atau dalam waktu yang mepet. Persiapan yang matang lebih menjanjikan, percayalah. Namun jika Anda menemukan diri berada dalam situasi yang kurang menguntungkan, jangan panik. Sekali lagi, panik hanya akan memperburuk situasi. Berpikirlah dengan tenang dan nikmati kondisi yang terjadi. Semuanya bisa terasa lebih menyenangkan. ^^

Bandung, 2 April 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s