Posted in Daily Pieces

Cicak dan Pagi dan Hidup

I’ve just finished reading a novel, the draft of this writing are hanging in my head since this morning. I need to lay down on my bed ASAP and I’m still waking up typing this instead. Kali ini saya mau nulisnya agak gado-gado, ya. Efek novel metropop yang baru saya baca sepertinya. Hahaha, just bear with it.

Hari ini pagi saya ditandai dua hal. Yang pertama adalah betapa sakit dan kakunya leher saya begitu saya mengangkat kepala dari bantal. Entahlah, mungkin saya salah posisi tidur. Atau mungkin leher saya saja yang iseng meregangkan otot-ototnya kelewat kuat sepanjang malam.

Saya merapikan tempat tidur saya, dan sambil melipat bed cover, mata saya terpaku pada satu makhluk yang menempel di dinding, di sebelah tempat tidur saya tepat. Itu cicak. Nangkring dengan santainya tanpa bergerak walau tangan saya hanya beberapa belas senti dari posisinya nangkring. Saya lirik-lirik lagi, Si Cicak bahkan tidak mau repot menggerakkan kepala. Iseng saya gerakkan tangan di dekat kepalanya. Si Cicak bergeming, tak ada respon. Saya mulai was-was.

Otak saya mulai ribut berhipotesa. Saya coba buktikan dengan mengambil sebatang penggaris. Saya senggolkan penggaris itu ke tubuh Si Cicak, dan dia jatuh dengan sukses ke lantai kamar. Cicak itu mati. Sambil menempel manis di dinding saya. Dan dilihat dari kondisi tubuhnya yang masih empuk (jangan tanya bagaimana saya bisa tahu), saya pikir cicak itu belum terlalu lama mati.

Maka di situlah saya, terdiam beberapa detik di pagi hari, memandangi seekor cicak mati.

Lalu sebuah suara di kepala saya berkata, “So, that’s life. The fragile life.”

Detik itu mencekat nafas saya. Menyadari betapa pagi ini begitu banyak hal yang harus saya syukuri. Bersyukur atas kesempatan hidup itu sendiri.

Suara kedua melintas di kepala saya, “It can be the opposite, you know. Bisa jadi saat ini Si Cicak sedang menempel dengan damainya di dinding, memandangi kamu yang terbaring di atas tempat tidur, tidak akan pernah bangun lagi.”

Bandung,  26 September 2012

Advertisements

4 thoughts on “Cicak dan Pagi dan Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s