Posted in Poems

Panggilan Bumi

Adalah satu kesalahan
Ketika manusia berjalan tanpa tujuan
Lalu ketika engkau mendongak
menatapnya
Apa yang tertangkap mata cuma bisu

Jadi ketika kami bertemu
Lewat gelenyar nadi entah kapan sampainya
Titik-titik hujan yang sedari dulu
termangu
Dibangkitkan di bawah telapak kakinya yang
membiru

Ketika waktu kita menengok
Dan terbeningkan isi kepala mengingatnya
Pada satu hari lagi yang terlampaui nafas
tanpa pengantar
Sama pada saat itulah kau tergugu
Lantunan yang kau jejakkan di bumimu

Ia memanggil

Bandung, 29 Oktober 2012
Edisi nemu puisi lama zaman SMA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s