Posted in Poems

Ketukan Depa

Waktu rinai-rinai jarimu jadi membeku
Waktu denting-denting terkotakkan jadi bisu-bisu
Waktu patahan tulang diremahkan jadi tanah kubur

Mengacalah pada dunia
Menyisir waktumu ditelan nadi
menyingkapnya
Memberengutkan seleret tapak pualam
membingkainya
Mengetukkan selintas imaji dalam darah
menyesapnya

Hingga terlakoni semua sapta
pada ayah dan bunda. Pada tanah
merah tempat badan terpancang
Merinai titik-titik depa manusia
Mencecap udara. Menggalimantang pandangan
teduhan mata tertanam dalam hakikat badan

 

 

Bandung, 29 Oktober 2012
Edisi nemu puisi lama zaman SMA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s