Posted in Daily Pieces

Me Time, Your Time

Jadi ceritanya barusan kumpul bareng teman-teman SMA (baca: kondangan) dan dilanjut quality time berdua dengan salah seorang sahabat. Awalnya saya kira kami cuma akan curhat-curhatan sebentar karena sudah beberapa bulan tidak ngobrol berdua seperti ini. Itu adalah asumsi awal yang sangat keliru, karena saya tidak pernah cuma sebentar kalau sudah ketemu dan ngobrol dengan dia.

Kami membicarakan banyak hal, dan salah satu kesimpulan dari banyak topik percakapan itu adalah tentang waktu.

Di usia dua puluhan seperti ini, ketika prioritas waktu sudah bergeser untuk pekerjaan, keluarga, dan hal-hal menyangkut masa depan, terkadang kita lupa untuk memprioritaskan diri sendiri. Ketika kita punya waktu luang, seringkali kita lebih memilih untuk mengisinya dengan menyelesaikan urusan-urusan kita. Tidak salah, tentu. Tapi kadang kita perlu mempertimbangkan ulang prioritas waktu kita.

Ketika pekerjaan kita, studi kita, kesibukan kita membuat kita tidak punya waktu untuk mengisi ulang energi kita sendiri. Ketika aktivitas kita membuat waktu untuk orang-orang yang kita cintai tergadai.

So, take your time to have a me time.
Call your family, meet up with your besties, do your hobbies.
That time once in a while, sometimes, is the one able to give you enough strength to going through another day.

Sidoarjo, 7 September 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s