Posted in Daily Pieces, Random Thoughts

Romantisme Dedaunan

Buat saya,
ada sesuatu yang romantis pada anggukan bunga-bunga liar di tepi jalan. Pada ukurannya yang kecil, pada bayang-bayangnya yang dekat, pada warna kelopaknya yang tidak mencolok; sederhana saja.

Buat saya,
ada sesuatu yang romantis pada goyangan rerumputan di pinggir jalan. Pada desiran angin yang membuatnya bergerak ke kiri atau kanan. Tidak banyak; sedikit saja.

Buat saya,
ada sesuatu yang romantis pada sinar mentari yang menembus celah pepohonan. Pada kilauan silih berganti yang menerpa saat kita berjalan. Pada ilusi optik yang membuat warna dedaunan jadi terasa berbeda. Begitu saja.

Semacam romantisme yang ada tapi tidak ada.
Semacam kelembutan yang tak kasat mata tapi terasa.
Sederhana saja.

Surabaya, 1 September 2015

Advertisements

2 thoughts on “Romantisme Dedaunan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s